FAMILY

6 Cara Merawat Kulit Sensitif Bayi Baru Lahir

Sunnaholomi Halakrispen
Senin 07 September 2020 / 11:16

Jakarta: Bayi memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda. Kondisi kulit sensitif pada bayi pun bisa membuat para ibu stres. Apalagi, jika terjadi pada bayi yang baru lahir, karena perlu menyesuaikan diri dengan rutinitas harian dan cara merawat bayi.

Kulit bayi baru lahir itu halus, begitu pula sistem kekebalannya. Namun, ada beberapa ruam bayi yang normal disebabakan oleh bahan kimia, wewangian, pewarna pada pakaian, detergen, dan produk bayi. Ini dapat menyebabkan iritasi kulit bayi baru lahir, seperti kering, lecet, dan ruam. 

Di sisi lain, ada banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk melindungi si buah hati dari masalah kulit sensitif. Hal pertama yang harus kamu ingat ialah sentuhan ibu pada kulit bayi memiliki efek menenangkan dan sangat penting untuk perkembangan bayi.

Selain itu, lakukanlah sejumlah perawatan yang tepat pada kulit bayi dengan cara yang alami. Nah, berikut enam tips perawatan dikutip dari WebMD, yakni: 

1. Pahami kondisi kulit bayi 

Saat baru dilahirkan, kulit bayi terlihat keriput dan lapisan pelindung yang disebut vernix yang terkelupas secara alami selama minggu pertama. 

Tidak perlu terburu-buru untuk menggosok atau mengobati kulit sensitif bayi dengan penggunaan lotion atau krim. Sebab, kondisi itu akan hilang dengan sendirinya. 

2. Jangan terlalu sering memandikan

Tahan keinginan untuk sering memandikan bayi. Sebab, terlalu sering mandi atau lebih dari tiga kali dalam seminggu selama tahun pertama kehidupan bayi, berisiko menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit bayi. 

Apabila, terlalu sering memandikan dan terjadi hilangnya minyak alami pada bayi, bisa membuat kulit bayi rentan dan kering bahkan bisa memperburuk eksim.

3. Mandi spons

Ingat, si buah hati tidak kotor, kecuali mengenai air liur dan penggantian popok. Bayi tidak bekerja pukul 9 sampai 5 sore atau pergi ke gym. 

Maka, selama sebulan pertama atau lebih, mandi spons dua atau tiga kali seminggu akan menjaga kebersihan bayi. Cukup bersihkan area mulut dan popok bayi dengan sedikit air atau pembersih.

embed

(Ingat, sentuhan ibu pada kulit bayi memiliki efek menenangkan dan sangat penting untuk perkembangan bayi. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

4. Hati-hati dengan produk bayi

Orang tua harus penuh perhatian pada bayinya, termasuk tentang penggunaan produk. Jangan gunakan produk bayi beraroma di bulan-bulan awal. Sebab, dapat mengiritasi kulit halus bayinya. 

5. Cuci pakaian bayi sebelum dipakai

Gunakan hanya detergen khusus pakaian bayi yang bebas pewangi dan pewarna. Cucilah pakaian bayi, seprai, dan selimut, secara terpisah dari cucian keluarga. Cara lainnya, gunakan detergen yang sama untuk seluruh keluarga (detergen khusus pakaian bayi).

6. Bersabar dengan eksim

Sebagian besar masalah kulit bayi baru lahir, seperti eksim atau ruam popok, tidak berkembang selama satu atau dua bulan pertama. Maka, bersabarlah, jangan sampai kamu terlalu panik dan berujung stres. Sementara itu, eksim muncul sebagai ruam merah dan gatal terutama di wajah dan kulit kepala, di siku, serta di belakang lutut.


(yyy)