INTERIOR

Kiat Menciptakan Ruangan yang Sehat di Tengah Pandemi

Intan Yunelia
Selasa 30 Juni 2020 / 11:46

Jakarta: Banyak orang di seluruh dunia saat ini menghabiskan waktu lebih banyak di rumah selama pandemi covid-19. Dengan adanya perubahan gaya hidup, kita dituntut peduli pada kesehatan baik fisik maupun mental.

Nah, fisik dan mental yang sehat salah satunya dipengaruhi oleh suasana ruangan yang ada di sekitar kita. Berikut cara menciptakan ruangan yang sehat dilansir dari Mansion Global: 

1. Ruang tidur yang nyaman

Memiliki tempat tidur yang nyaman, memastikan suhu dan kelembapan stabil serta memiliki penutup jendela yang baik dengan cahaya redup, tentu menjadikan istirahat di malam hari jadi lebih baik.

Pencahayaan yang didapat di malam hari saat tidur mempunyai peran besar dalam tidur yang lebih baik. Kamu juga disarankan untuk memasang termostat digital yang menyesuaikan suhu dingin yang disarankan dan ideal untuk tidur.

embed

(Pencahayaan yang didapat di malam hari saat tidur mempunyai peran besar dalam tidur yang lebih baik. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

Aromaterapi juga dapat membantu kamu merasa nyaman. "Saya memiliki semprotan lavender yang saya gunakan untuk menyemprotkan sarung bantal saya tepat sebelum saya pergi tidur, dan pada saat saya memukul bantal, saya siap untuk tidur malam yang nyenyak," tutur Desainer, Gala Magriñá, di Long Island City, New York.

2. Pisahkan ruang kerja 

Menentukan ruang terpisah untuk bekerja tidak hanya dapat membantumu untuk fokus, tapi juga dapat membantu kita melakukan dekompresi yang lebih baik ketika menyisihkan pekerjaan untuk hari itu.

"Ketika bekerja di rumah, kami benar-benar kehilangan titik waktu di mana tenaga kerja dan liburan dipisahkan," kata arsitek yang berpusat di New York City, Kevin Lichten.

embed

(Menentukan ruang terpisah untuk bekerja dapat membantumu untuk fokus. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

Dan, jika tidak mungkin memiliki ruang terpisah untuk kantor di rumah, Jamie Gold, konsultan dan penulis desain kesehatan yang berbasis di San Diego, menyarankan untuk membagi ruang dengan pemisah visual, seperti penanam besar, rak buku, atau layar.

3. Ciptakan ruang untuk bermeditasi

Menyisihkan area untuk berdiam diri dan fokus pada pernapasan dapat membantu mengurangi stres. "Ini bisa sesederhana menunjuk ruang yang tenang di rumah Anda untuk refleksi harian dan mengumpulkan unsur-unsur yang Anda temukan menenangkan tetapi tidak mengganggu, karpet atau tikar favorit, bantal, musik dan lilin atau tanaman," ujar Jamie Gold, konsultan dan penulis desain kesehatan yang berbasis di San Diego. 

Sementara, ruang setiap orang akan sedikit berbeda tergantung masing-masing individu. Kuncinya adalah area yang tenang dapat mengundang dan mendukung refleksi yang disengaja dan teratur. Karena meditasi mengharuskan kamu untuk menutup mata dan berkonsentrasi sehingga dapat membuat kamu merasa sedikit rentan. 

embed

(Jamie Gold mengatakan kamu bisa menciptakan ruangan yang nyaman dengan menyusun karpet atau tikar favorit, bantal, musik dan lilin atau tanaman, yang membuatmu rilex tentunya. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Magriñá lebih memilih sudut kecil atau sudut ruangan di sebelah jendela. "Jika kau bisa mendedikasikan seluruh ruangan untuk itu dengan pintu penutup bahkan lebih baik. Namun, Anda benar-benar tidak perlu banyak bermeditasi, "katanya.

Perlengkapannya termasuk kursi atau lantai yang nyaman (ini memungkinkan kamu duduk di lantai tetapi dengan punggung ditopang) dan selimut agar kamu tetap hangat.


(yyy)