TIPS & TRIK

Cara Anak Rantau Tetap Hemat selama Pandemi Covid-19

Sunnaholomi Halakrispen
Jumat 10 April 2020 / 15:17

Jakarta: Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik di tengah pandemi global covid-19. Namun bagaimana dengan anak rantau atau orang yang tinggal di daerah lain, yang jauh dari keluarga? 

Dengan adanya imbauan pemerintah bagi masyarakat untuk tidak mudik, maka harus diterapkan demi keamanan bersama. Yosephine P. Tyas, S.Kom, MM, CFP, selaku Certified Financial Planner, menyebutkan ada beberapa perhitungan mengenai keungan yang perlu kamu persiapkan. 

Pertama, gunakan penghasilan yang diterima dengan bijak, jangan dihabiskan semua. 

"Saat ini banyak bisnis atau usaha yang tidak bisa beroperasional seperti biasa sehingga menyebabkan omset turun drastis dan salah satu yang akhirnya harus dilakukan adalah pengurangan atau meliburkan karyawan. Sehingga bisa saja penghasilan menurun bahkan tidak lagi memiliki penghasilan," ujarnya. 

Kedua, miliki dana darurat, minimal untuk bisa menutupi kebutuhan primer selama tiga bulan ke depan. Sehingga, kita akan lebih siap dalam hal ekonomi, jika terjadi keadaan darurat.

embed

(Gunakan penghasilan yang diterima dengan bijak, jangan dihabiskan semua. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Kemudian, jangan menambah hutang dalam kondisi yang tidak pasti seperti saat ini. Sehingga nantinya, kita tidak terbeban dengan adanya cicilan yang harus dibayar setiap bulan.

Hidup sendiri jauh dari keluarga menempatkan kita agar lebih mandiri dalam mengatur keuangan. Oleh karena itu, kamu pun perlu bijak dalam mengatur cara belanja selama pandemi covid-19. 

"Belanja sebaiknya tetap pada budget atau anggaran yang sudah ditentukan. Dalam kondisi wabah covid-19 ini kita diiimbau untuk tidak sering keluar rumah, jadi usahakan meminimalkan jadwal keluar untuk belanja misalnya menjadi seminggu sekali," papar Yosephine.

Belilah kebutuhan yang pokok atau primer. Hal ini harus diingat karena biasanya pada saat berbelanja kita sering membeli sesuatu yang bukan berdasarkan kebutuhan, tapi keinginan. 

"Di kondisi seperti ini yang berdampak pada perekonomian, usahakan untuk lebih berhemat dengan dana yang kita miliki karena kita tidak tahu berapa lama keadaan seperti ini akan berlanjut," pungkasnya.


(yyy)