FAMILY

Wajarkah Rindu Mantan Kekasih di Tengah Pandemi Covid-19?

Raka Lestari
Selasa 05 Mei 2020 / 15:59

Jakarta: Banyak orang yang mungkin tiba-tiba merasa rindu dengan mantan kekasih di tengah pandemi covid-19 ini. Karena harus berada di dalam rumah untuk waktu yang tidak bisa ditentukan, kemungkinan membuat banyak orang ingin lebih banyak berkomunikasi dengan orang-orang yang sudah familiar dan menenangkan. Salah satunya adalah mantan kekasih. 

“Di tengah ketidakpastian di masa pandemi covid-19 seperti ini dan mengharuskan orang-orang untuk melakukan isolasi di rumah bisa menjadi saat yang tepat untuk merindukan mantan pasangan,” kata psikolog klinis berlisensi Dr Jaime Zuckerman. 

Merupakan hal yang wajar merindukan orang-orang yang kita sayangi ketika masa karantina seperti ini.

“Konsep social distancing sangat berbeda jauh dengan kebutuhan kita sebagai manusia untuk selalu mencari koneksi dengan orang lain,” tuturnya.  

embed

(Kebutuhan dasar untuk memiliki koneksi dengan orang lain, dan ketika koneksi tersebut tidak didapatkan maka cenderung membawa ingatan kita terhadap orang lain termasuk mantan pasangan. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)

Melihat media sosial orang lain di mana mereka memposting saat-saat bersama pasangan mereka sambil bercengkerama dan bermalas-malasan bersama dengan pasangan ketika harus melakukan isolasi, bisa mengingatkan kita bahwa kita hanya sendirian saja di rumah tanpa pasangan. 

“Kebutuhan dasar untuk memiliki koneksi dengan orang lain, dan ketika koneksi tersebut tidak didapatkan maka cenderung membawa ingatan kita terhadap orang lain termasuk mantan pasangan. Kenangan, perasaan, dan bahkan keinginan untuk mendengar suara mereka dapat membantu menumbuhkan rasa koneksi selama isolasi sosial,” tambah Zuckerman. 

Mantan pasangan bisa menjadi seseorang yang sangat memikat karena mereka menawarkan rasa familiar di tengah masa-masa yang tidak pasti seperti sekarang ini. 

“Manusia cenderung tertarik terhadap rasa familiar. Rutinitas membantu manusia memprediksi apa yang akan terjadi berikutnya, sehingga memberikan kita perasaan mampu mengontrol lingkungan sekitar kita,” tutupnya. 


(yyy)