FEATURE

Ini Dia Anak-Anak Luar Biasa Pemberi Harapan Saat Pandemi Covid-19

Sunnaholomi Halakrispen
Kamis 18 Juni 2020 / 16:14

Jakarta: Sejumlah contoh tindakan ini akan menginspirasi kamu dan anak-anak untuk menghilangkan rasa kecewa akibat pandemi covid-19. Selain itu, akan membantu membangun perasaan di hari esok yang lebih baik.

Ketika kelas Zoom telah menggantikan sekolah dan berjalan bersama keluarga telah menggantikan kegiatan di taman bermain, krisis covid-19 telah mengubah hidup mereka. Namun, terlepas dari itu semua, anak-anak di seluruh Amerika Serikat melakukan hal-hal luar biasa untuk mencerahkan kehidupan mereka.

Upaya ini dilakukan untuk meringankan penderitaan dan membawa harapan bagi kita semua. Berikut beberapa kegiatan luar biasa yang bisa dilakukan anak-anak, dikutip dari RD.

1. Penjualan perhiasan membantu memberi makan orang lain

Dori Kaplan, pria 19 tahun, menjual perhiasan buatan tangannya untuk memberi manfaat kepada orang lain. Semua hasil penjualan dari anting-anting manik-manik, gelang, dan kalung yang ia ciptakan dari rumahnya di Westfield, New Jersey, langsung diberikan ke organisasi yang memenuhi pangan kepada orang lain yang membutuhkan.

"Bagi kita yang berada dalam posisi beruntung memiliki cukup uang untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga kita, kita tidak bisa duduk dengan nyaman di rumah sementara orang lain kelaparan," ujar Kaplan.

embed

(Foto: Dok. rd.com)

2. Membuat masker sendiri

Pada awal April, Etsy mengirimi email yang meminta orang untuk menawarkan masker wajah untuk dijual di toko mereka. Para suster di Inggris dari Park University, Texas, tidak ragu untuk bergabung dengan upaya ini. 

Lydia siswa kelas 11 dan Caleigh siswa kelas delapan, mulai menghabiskan 12 jam sehari membuat masker dan menjualnya melalui toko Etsy, Twinkle Toes dan Busur Lydia. Dengan menggunakan sebagian dari hasil mereka, mereka membeli bahan untuk membuat masker untuk Responder Pertama tanpa biaya. 

Ketika Lydia tidak menjahit atau Caleigh tidak memotong pola, keduanya fokus pada jadwal sekolah online mereka serta berpartisipasi dalam pelatihan balet dan senam online. Pelanggan mereka berterima kasih atas maskernya.

Seseorang menulis, "Anda membuat perbedaan dalam masa-masa yang penuh tantangan ini, terutama bagi kita yang tidak memiliki sumber daya untuk menjahit masker milik kita sendiri." Selain membagikan pujian mereka, banyak pembeli menyumbangkan uang untuk menutupi biaya masker tambahan untuk sumbangan.

embed

(Foto: Dok. rd.com)

3. Remaja mengajar tanpa dibayar

Aidan dan Erin Finn mendengar tentang orang tua yang berjuang untuk bekerja dari rumah dan sekolah di rumah bagi anak-anak mereka. Berfokus pada pengetahuan mereka tentang sekolah dan layar, mereka mulai Tutor Teens untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada orang tua dan anak-anak di komunitas Cincinnati, Ohio. 

Aidan yang merupakan anak SMP dan Erin selaku mahasiswa baru, bersama dengan sekitar 40 siswa sekolah menengah lainnya. Mereka bekerja dari jarak jauh dengan siswa di kelas 8. 

Para remaja yang berdedikasi dari sekolah-sekolah daerah menawarkan bantuan pekerjaan rumah gratis, pembinaan untuk proyek-proyek musik dan seni, serta layanan lainnya untuk membuat anak-anak tetap terlibat dan tertarik untuk belajar. Mereka menawarkan sesi 30 menit atau 45 menit dalam satu hingga dua kali per minggu.

embed

(Foto: Dok. rd.com)

4. Menawarkan perlindungan bagi pekerja penting

Dua tahun lalu, satu-satunya hadiah Natal yang diinginkan Ryan Washington dari orang tuanya adalah printer 3D. Awalnya, dia membuat gantungan kunci dan mainan plastik untuk teman-teman dan keluarganya dari rumahnya di Brick, New Jersey. Ketika pandemi covid-19 terjadi, ibunya menunjukkan kepadanya sebuah cerita online tentang petugas polisi yang membutuhkan face shield. 

Siswa kelas delapan itu meneliti pola online dan menemukan video YouTube seorang pria yang membuat face shield untuk perawat. Washington menghabiskan berjam-jam menciptakan face shield untuk disumbangkan ke Departemen Kepolisian Bata.

"Mereka sangat bersyukur. Rasanya sangat enak sehingga saya bisa membantu mereka dengan cara ini," tulis Eagle Scout di Facebook Departemen Kepolisian.

embed

(Foto: Dok. rd.com)


(yyy)